Posted by: cutfarathamrin on: September 1, 2008
- Meugang dibaca Megang-
Ada banyak tradisi dan adat berbeda yang kita temukan ni negara kita ini. Salah satu tradisi di Aceh yang unik sekaligus enak yaitu Hari “Meugang” yang sudah turun temurun dilakukan oleh para nenek masyarakat di Aceh.
Meat Market

Sekaligus dalam rangka menyambut datangnya hari besar yang paling di nantikan. hari megang juga disebut juga hari “Daging”, disebut hari daging karena pada hari ini masyarakat di Aceh pastinya menjual, membeli, memasak atau membagi-bagikan daging (sapi/kambing). Biasanya pasar daging akan dipenuhi oleh para pembeli khususnya ibu-ibu. Para ibu membelikan dan memasak daging untuk keluarga dirumah, yang juga akan di bagi-bagikan kepada anak, sanak saudara, tetangga serta para yatim piatu. Hampir disetiap rumah akan kita temui menu yang melibatkan daging didalamnya, yang paling familiar adalah Rendang, adapun Sie Reboh (daging empuk yang rasanya sangat royal yang kadar lemaknya termasuk tinggi), Sop Iga dan banyak lagi.
yummy rendang..
Kegiatan di hari Megang dilakukan tepat sehari sebelum memasuki Ramadhan(bulan puasa), sehari sebelum Idul Fitri dan sehari sebelum Idul Adha.
Hari Megang merupakan hari libur untuk Aceh, dimana sekolah dan kantoran juga meniadakan aktifitas untuk ikut serta menjalani hari megang sekaligus sebagai tanda penghormatan dan juga persiapan dalam memasuki hari besar.
Kuburan Massal Lhoknga
Perjalanan dari Lhoknga menuju Ulhee-lheu
Selain terdapat menu daging, kegiatan lain dihari Megang ini adalah Ziarah (mengunjungi makam keluarga/sanak saudara). namun baru kali ini saya berkesempatan untuk datang langsung dan berziarah ke kuburan massal di Banda Aceh. Terdapat banyak kuburan massal para korban tsunami 2004 yang juga ramai didatangi para tokoh, ulama dan masyarakat Aceh untuk ikut mendoakan mereka yang terdahulu, namun saya hanya mendatangi 2 kuburan massal, yaitu kuburan massal yang terdapat di Lhoknga dan Ulhee-lheu. Disinilah perkiraan keluarga dimana Almarhum kakak sulungku, Cut Tharsiah (35) beserta suami dan Assistennya berada saat kejadian 4 tahun silam, yaitu kuburan massal Lhoknga. kemudian perkiraan selanjutnya adalah 2 ponakan kami Tasya Syahira (3 tahun) dan Anya Laquisha (1 tahun), Alm yang berada dan dibawa ke daerah Ulhee-lheu yang jaraknya tidak jauh dari rumah.Mungkin memang tiada satupun dari mereka yang dapat kita temukan jasadnya, tapi insyAllah amalan serta doa dari orang-orang tersayang akan membawa mereka ketempat yang lebih tenang disisi Allah
.. (*curhat mode on
*)
lanjut..
Setelah dari kuburan massal, aku dan keluarga mendatangi makam nenek dan kakek, walaupun sudah habis terbawa tsunami, syukurnya kami masih menandai keberadaan makam nenek dan kakek.
Makam Nenek dan Kakek
Malam pertama tarawih adalah malam yang sangat menyejukkan dan menyadarkan kita untuk siap lahir bathin menjalani ibadah puasa di keesokan harinya
Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Happy Ramadhan
!!!
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa ya.. Semoga segala amal ibadah kita diterima Allah dengan segala keridhoanNya ![]()
Amiiin.., amiiin.. yarabbal alamin…
SEMANGAT!!!!!
dede ,., link gw mana de ?
mie sedap..
megang banged..
* titi kamal mode on
hmmm…..kyaknya asik tuh datang ke Aceh pas perayaan Megang…liat gambar-gambar di atas jadi lapar….. ![]()
“Kota Serambi Mekah” memang indah…..
jadi kepengen langsung melihatnya dgn mata kepala sendiri…
he..he.. ![]()
do’akn smoga bisa ke Aceh yah k’Dede….
salam dari anak-anak beasiswa Makassar…
Senangnya yang di kampung halaman ya….
saia dari dulu kepengen bgt tuh maen ke Aceh….
tapi blon kesampean….
ok de… selamat menunaikan ibadah puasa ya de….
September 2, 2008 at 12:26 am
slurp ,. bikin puasa gw tambah khusyu aja niy kalo ngeliat rendangnya ,.
Apalagi kalo rendangnya di cocol ma uli atau gemblong itu
what is gemblong ?
gemblong itu makanan nasi ketan yang ditumbuk jadi alus
ngerti gak ?
gemblong, uli ,. cocol pake rendang
maknyus !!